Asisten Setda Aceh Buka REALISTIG V SMAN 3 Banda Aceh

Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Aceh Azwardi, membuka Kegiatan Religion, Art, Leanguage, Science, and Sport in Smanntig (REALISTIG V), di halaman sekolah SMA 3 Banda Aceh.

Banda Aceh – Selasa (29/08/2023) SMAN 3 Banda Aceh menggelar event Religion, Art, Language, Science, and Sport in Smantig (Realistig V). Realistig merupakan kegiatan tahunan smantig yang bertujuan untuk peserta didik dapat mengembangkan kreatifitas dan bakat dalam bidang agama, seni, bahasa, sains dan olahraga.

Ketua Pelaksana Muhammad Dihyan Athallah, melaporkan bahwa Realistig V mengusung tema DIVERGENT yaitu dare to be different, discover your great talent. Ada 6 kategori lomba yang diikuti oleh peserta dari jenjang SMP/SMA maupun umum. Jumlah peserta realistig tahun ini berjumlah 1375 Peserta.

Kepala Sekolah Muhibbul Khibri, S.Pd.,M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan Realistig dan HUT SMANTIG ini adalah ajang penguatan profil Pelajar Pancasila dan pengembangan kreasi dan inovasi dalam menumbuh kembangkan motivasi dan kolaborasi dalam pencapaian prestasi siswa.

“Realistig adalah wadah menyatukan konsep kompetensi bakat minat yang menitikberatkan dalam pemahaman tentang wawasan keimanan, keindahan dan saling mengilhami serta meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan sekolah dan luar sekolah,” pungkasnya

Kegiatan Realistig V dibuka oleh PJ Gubernur Aceh yang diwakili oleh Asisten setda I Azwardi, A.P.,M.Si di lapangan sekolah. Dalam kata sambutannya, Azwardi mengucapkan selamat kepada SMA Negeri 3 Banda Aceh atas terselenggaranya Realistig V.

Mudah-mudahan kegiatan ini semakin mendorong para pelajar di Aceh untuk semakin cerdas, kreatif, ulet, serta tangguh dalam berkompetisi,” kata Azwardi.

“Sekolah-sekolah di Aceh sudah seharusnya tidak hanya fokus pada sistem pembelajaran formal, tapi juga perlu menggagas adanya berbagai ajang kreasi di bidang keagamaan, ketrampilan, seni, olahraga dan sebagainya. Dengan menghadirkan ajang seperti itu, maka akan memunculkan ketrampilan para pelajar sehingga meningkatkan semangat kompetisi dan daya pikir akan lebih kritis,” ujarnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *